Atletico Madrid Kalah Di Kandang Sendiri

http://clone-success.com/wp-content/uploads/2017/04/villarreal-bruno-vs-atletico-madrid.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Atletico Madrid menelan kekalahan ketika menjamu Villarreal di Vicente Calderon pada pekan ke-34 La Liga, Selasa (25/4/2017). Los Rojiblancos menyerah 0-1 karena gol Roberto Soriano.

Hasil ini membuat posisi Atletico di urutan ketiga, terancam. Dengan raihan 68 poin, Los Rojiblancos hanya unggul tiga atas Sevilla, yang akan menjamu Celta Vigo pada Kamis (27/4).

Sedangkan bagi Villarreal, tambahan tiga poin ini membuat mereka mengumpulkan total 60 poin dan berada di urutan kelima. Si Kapal Selam Kuning tetap menjaga asa masuk zona Liga Champions karena hanya terpaut lima angka dari Sevilla.

Hasil positif ini juga mengamankan Villarreal di zona Liga Europa. Artinya, jika pada akhirnya gagal melengserkan Sevilla, Villarreal mendapat jaminan langsung tampil pada fase grup kompetisi kasta kedua di Eropa tersebut pada musim depan.

Bermain di hadapan publik sendiri, Atletico sebenarnya mendominasi laga. Statistik Livescore menunjukkan bagaimana dominasi Antoine Griezmann dan kawan-kawan.

Selain penguasaan bola sebesar 54 persen, tim besutan Diego Simeone ini pun melakukan 16 usaha tembakan dengan sembilan menemui sasaran. Tetapi Villarreal justru lebih efektif karena dua tendangan on-target menghasilkan satu gol kemenangan.

Satu-satunya gol dalam pertandingan ini tercipta saat delapan menit menjelang bubar. Soriano dengan sempurna menyelesaikan umpan silang pemain pengganti, Cedric Bakambu, untuk menjebol gawang Jan Oblak.
BACA JUGA :Juventus Berjarak 9 Poin dari “Scudetto”
Setelah itu, Atletico berusaha memberikan tekanan yang lebih besar. Tetapi, rapatnya barisan pertahanan tim tamu membuat Atletico tak bisa mencetak gol balasan.

Hasil pertandingan lain, Granada menelan kekalahan 0-2 saat menjamu Malaga. Ini menambah catatan buruk pelatih Tony Adams karena mantan kapten Arsenal tersebut selalu kalah dalam tiga laga sejak debutnya.

Lebih miris lagi, dari semua kekalahan di bawah besutannya, Granada belum pernah mencetak gol dan sudah kebobolan tujuh kali serta membuat 28 tembakan. Ini menjadi sinyal masa Adams bakal selesai seiring berakhirnya musim 2016-17, yang hanya menyisakan empat pertandingan.

Granada kini menempati urutan ke-19 atau kedua dari bawah. Mereka mengumpulkan 20 poin, terpaut tujuh dari Leganes yang persis di atas zona degradasi.