Riola Tuding Wasit Pasang Standar Ganda di Laga PSG – Madrid

http://clone-success.com/wp-content/uploads/2018/03/Mino-Raiola-1024x773.jpg

BERITA BOLA ONLINE  – Agen asal Italia Mino Raiola mengklaim Marco Verratti merupakan korban dari sikap standar ganda yang dilakukan wasit di pertandingan antara PSG lawan Real Madrid.

Duel antara PSG lawan Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Parc des Princes berlangsung sengit. Pada akhirnya Los Blancos bisa keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

PSG sendiri bermain dengan hanya 10 pemain di pertandingan tersebut. Sebab di menit 66, Verratti diusir keluar lapangan oleh wasit.

Ia dikartu merah setelah mendapatkan kartu kuning kedua. Nah, kartu kuning itu sendiri didapatkannya setelah melakukan protes keras kepada wasit.
BACA JUGA : Belum Ada Keputusan Untuk Merotasi Salah Lawan Porto
Raiola pun mengaku ikut berang dengan keputusan wasit. Ia bahkan menyebut sang pengadil lapangan bertindak pilih kasih. Sebab saat Cristiano Ronaldo berulang kali protes, dengan cara yang juga disebutnya berlebihan, wasit tak bereaksi apa-apa..

“Itu adalah keputusan yang keras. Sampai saat itu, Marco adalah salah satu pemain terbaik di lapangan. Protesnya adalah salah satu bentuk rasa frustrasi,” kata agen itu kepada Gazzetta dello Sport.

“Ronaldo juga memprotes, bahkan secara terang-terangan, tapi tidak dihukum. Mungkin Marco protes berlebihan, tapi protesnya itu hanya bentuk frustrasi dari pemain yang ingin melakukan segala kemungkinan agar bisa membantu timnya lolos,” tegas Raiola.

“Itu adalah reaksi naluri dan mungkin kebanggaan. Lagi pula, Ronaldo memprotes beberapa kali dengan cara yang terang-terangan, namun ia dimaafkan, bahkan saat ia mencoba menendang Dani Alves. Satu kartu merah tidak bisa menghapus semuanya. Sampai saat itu, Verratti adalah salah satu bintang permainan, seperti Areola,” tegasnya.