Rooney: Mourinho Tahu Cara Meraih Gelar Juara

http://clone-success.com/wp-content/uploads/2018/08/3pX_saiR_400x400.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Mantan pemain Manchester United, Wayne Rooney, memberikan pembelaan pada Jose Mourinho yang kinerjanya dikritik. Menurut Rooney, Mourinho tahu apa yang harus dilakukan untuk meraih gelar juara.

Mourinho memang tengah menjadi sorotan menyusul kinerja United yang tidak cukup impresif di awal musim 2018/19. Utamanya pasca United menelan kekalahan atas klub Brighton and Hove Albion pekan lalu dengan skor 3-2.

Sorotan pada manajer asal Portugal kian tajam menyusul beberapa keluhan yang kerap dia ungkapkan. Mourinho beberapa kali mengeluh dengan manajemen United karena tidak dibelikan pemain baru yang dia inginkan.

Namun, Rooney, yang pernah bermain di bawah asuhan Mourinho, merasa tidak ada yang perlu diragukan. Sebab, Mourinho selama ini sudah membuktikan kapasitas yang dimilikinya. Rooney yakin dengan kualitas Mourinho dan pemain United.

 Selain dengan pihak manajemen, kabar beredar jika hubungan Mourinho dengan beberapa pemain United juga memburuk. Termasuk dengan Paul Pogba. Tapi, Rooney begitu yakin bahwa eks manajer Chelsea adalah sosok yang tepat.

“Saya yakin dengan kualitas pemain yang dimiliki oleh United dan rencana bermain Mourinho. Dia bisa meraih gelar juara. Mourinho tau apa yang harus dilakukan untuk menjadi juara,” ucap Rooney kepada CNN.

“Manchester United punya kualitas, mereka hanya perlu untuk terus mendorong diri menemukan permainan terbaik,” tandas Rooney.

Sementara itu, sebuah ulasan menarik dihadirkan mantan penyerang timnas Inggris, Alan Shearer. Menurutnya, United menjadi tidak punya rencana pasca ditinggalkan oleh manajer legendaris Sir Alex Ferguson pensiun pada tahun 2013.

“Mereka sudah merekrut tiga manajer dan menghabiskan ratusan juta pounds dalam pembelian pemain, namun mereka tidak memiliki rencana yang jelas. Semenjak Sir Alex pensiun, mereka finish dengan tertinggal 22, 17, 15, 24 dan 19 poin dari sang juara,” buka Shearer.

“Mereka tidak pernah menantang gelar dengan serius. Musim ini, baru dua pertandingan mereka mainkan dan seperti ada kekacauan besar di sana karena tidak adanya kepemimpinan yang baik,” sambungnya.