Gabi: Ballon D’Or Tak Masuk Akal Jika Bukan Griezmann Juaranya

http://clone-success.com/wp-content/uploads/2018/11/15301242537614.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Serangkaian gelar yang diraih Antoine Griezmann membuat mantan pemain Atletico Madrid, Gabi, meyakini bahwa hanya dia yang pantas meraih trofi Ballon d’Or 2018. Jika tidak, ia tidak akan memahami tujuan gelar tersebut apapun alasannya.

Pada musim kemarin, Griezmann menjalani musim terbaiknya sebagai seorang pemain. Di level klub, ia sukses membawa Atletico menjuarai Liga Europa dan finis sebagai runner-up La Liga, di bawah Barcelona.

Prestasi yang lebih mengkilap lagi ia raih dalam ajang Piala Dunia 2018 kemarin. Memegang peran besar terhadap timnas Prancis, ia turut andil dalam kesuksesan Les Blues merengkuh trofi di akhir kompetisi.

BACA JUGA : Usai Piala Eropa 2020, Matuidi Pensiun dari Timnas Prancis

Dua prestasi besar itu membuat Gabi yakin bahwa hanya Griezmann-lah yang pantas meraih Ballon d’Or tahun ini. Ia sampai tak habis pikir alasan yang bakal terlontar jika penyerang berumur 27 tahun itu gagal meraihnya.

“Bila mereka tidak memberikan (Ballon d’Or) kepadanya tahun ini, saya tidak akan memahami alasan apapun,” ujar Gabi dalam wawancara bersama berita bola online.

“Sebagai contoh, Cannavaro memenangkan Ballon d’Or karena ia menjuarai Piala Dunia dan tidak ada pemain yang menang sebanyak Griezamann di tahun ini,” lanjutnya.

Serangkaian prestasi yang diraih Griezmann, diyakini Gabi, sudah cukup untuk menjadikannya sebagai peraih Ballon d’Or. Ia merasa Ballon d’Or akan kehilangan maknanya jika diberikan kepada pemain lain.

“Dia memenangkan Piala Dunia, Supercup, Liga Europa, menjadi yang terbaik di final, dia menang banyak,” tambahnya.

“Saya pikir bila Griezmann tidak menang, Ballon d’Or sudah tak punya makna lagi,” tandasnya.

Gabi sempat menghabiskan empat tahun karirnya bermain bersama Griezmann di Atletico Madrid. Saat ini, ia sedang menghabiskan sisa-sisa masanya di dunia sepak bola dengan membela klub asal Qatar, Al Sadd.