Del Bosque: Ketimbang Ronaldo, Messi Lebih Natural

http://clone-success.com/wp-content/uploads/2019/02/wholl-replace-rafa-vicente-del-bosque-spain_1loxdy9r08abzlfu2sru9ovk.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Eks pelatih Real Madrid Vicente Del Bosque menyebut Cristiano Ronaldo memang pemain yang sangat hebat akan tetapi ia melihat Lionel Messi sebagai pemain yang lebih komplit dan natural.

Messi dan Ronaldo terus tampil memukau dari musim ke musim. Keduanya pun sering panen penghargaan individual, termasuk Ballon d’Or.

Sejak satu dekade terakhir, Messi maupun Ronaldo silih berganti meraih penghargaan itu. Namun untuk tahun 2018 lalu, dominasi keduanya dihentikan oleh Luka Modric.

Masalah siapa yang lebih hebat ini kemudian ditanyakan kepada Del Bosque. Mantan pelatih timnas Spanyol ini mengaku ia menganggap Messi lebih baik ketimbang Ronaldo.

Ia memang menyebut Ronaldo punya keunggulan dalam hal fisik. Namun ia menilai Messi memiliki bakat alami yang lebih besar ketimbang CR7.

BACA JUGA : Analisa Milla: Benzema Bersinar Berkat Kepergian Ronaldo

“Ia [Messi] hampir selalu bermain bagus,” katanya kepada berita bola online.

“Ada pemain yang tidak pernah melakukan kesalahan. Ia memiliki keteraturan yang mengesankan. Ia adalah pemain hebat,” pujinya.

“Saya bertahan dengan Messi. Saya melihat pemain sepakbola yang lebih natural, dari waktunya di lingkungannya dahulu, bermain dengan teman-temannya di jalanan. Meski begitu, Cristiano memiliki keberanian luar biasa, dengan kondisi fisik dan teknis sebagai pencetak gol yang hebat, tapi saya saya bertahan dengan Messi,” tandasnya.

Mantan pelatih Madrid lainnya yakni Fabio Capello dengan tegas mengakui Messi sebagai satu-satunya pemain jenius dalam dunia sepakbola. Ia yakin La Pulga adalah pemain unik, satu-satunya yang terbaik di dunia saat ini.

“Leo Messi bukanlah pesepakbola [biasa], ia adalah genius, dan dialah satu-satunya genius dalam dunia sepak bola,” tegas Cappello.

“Ia tidak menjuarai banyak trofi di Argentina hanya karena ia tidak bisa melakukan semuanya seorang diri.”