Edin Dzeko Punya Solusi untuk Atasi Rasisme di Italia, Apa Itu?

http://clone-success.com/wp-content/uploads/2019/09/skysports-edin-dzeko-dzeko-roma_3886796.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Penyerang andalan AS Roma, Edin Dzeko, nampaknya cukup gerah mendengar kabar seputar rasisme yang terus bermunculan di dunia sepak bola terkhususnya Serie A. Ia sampai memiliki solusi untuk mengatasinya. Bagaimana caranya?

Perlakuan yang kurang menyenangkan tersebut kembali terjadi belum lama ini. Seorang pandit di acara televisi Italia, Luciano Passirani, mengejek penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, dengan pernyataan yang tidak pantas secara langsung melalui layar kaca.

Padahal, belum lama, ini Lukaku menjadi sasaran ejekan rasisme kala Inter Milan bertamu ke markas Cagliari untuk melakoni partai pekan kedua Serie A. Rasanya kian miris jika mengingat bahwa Lukaku baru sebulan bermain di Italia.

Tidak sampai di situ, sejarah Italia dengan ejekan rasisme seolah sudah mendarah daging. Kalidou Koulibaly, Moise Kean, dan Blaise Matuidi adalah korban rasisme dalam beberapa bulan terakhir ini.

Edin Dzeko tak pernah mendapatkan perlakuan berbau rasis selama berseragam AS Roma. Namun biar bagaimanapun juga, penyerang Bosnia tersebut juga gerah dan tak bisa membiarkan semuanya terjadi begitu saja.

“Saya pikir [rasisme] adalah sebuah masalah yang lebih besar dari, mungkin, di negara-negara lain, terutama di Inggris,” ujar Dzeko saat berbicara kepada berita bola online.

BACA JUGA : David Beckham Ajak Gareth Bale Gabung Inter Miami

“Saya tak tahu apa yang harus dikatakan soal itu. Tapi di Italia, ini melebihi dari apa yang diduga sebelumnya,” lanjut eks penyerang Manchester City tersebut.

Kemudian, Dzeko menuangkan solusi yang ada di kepalanya untuk bisa segera menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Federasi sepak bola Italia, FIGC, diharapkan bisa memainkan peran penting dalam kasus ini.

“Saya juga berpikir, dari federasi juga harus muncul, mereka harus melindungi para pemain. Itulah satu-satunya cara. Saya tahu, saat bermain di Inggris, semuanya telah berkembang lebih jauh. Rasisme terus berkurang di sana,” tambahnya.

“Namun harapannya, untuk kebaikan pemain lainnya, hal seperti ini harus dihentikan dan harapannya federasi bisa melihat ini sekaligus mencoba untuk menghentikannya dengan berbagai cara,” sambung Dzeko.

“Jika anda mendengar seseorang [mengejek secara rasis], anda hanya perlu melarangnya untuk masuk ke stadion. Mereka takkan bisa masuk lagi. Kami tak butuh orang-orang rasis berada di dalam stadion,” tandas pria berumur 33 tahun itu.