Luis Milla Akui Hijrah dari Barcelona ke Real Madrid Itu Tak Mudah

http://clone-success.com/wp-content/uploads/2019/10/luis-milla_c053998.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Eks pelatih Timnas Indonesia Luis Milla mengaku untuk pindah dari Barcelona ke Real Madrid adalah hal yang tidak mudah dilakukan.

Arsitek asal Spanyol itu menjadi sosok yang dirindukan penggemar Timnas Indonesia. Sederet hasil minor yang dialami Skuat Garuda asuhan Simon McMenemy di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia menjadi satu di antara alasan banyak yang menginginkan Milla kembali.

Milla dianggap sebagai sosok pelatih yang cukup bagus. Ia mampu memberikan perubahan terhadap pola permainan Timnas Indonesia saat itu.

Luis Milla bisa dibilang punya modal ilmu sepak bola yang mumpuni. Saat berkarier sebagai pemain, Milla pernah menimba ilmu di dua klub besar La Liga, yakni Barcelona dan Real Madrid. Padahal, kedua tim terkenal mempunyai rivalitas yang tinggi.

BACA JUGA : Bulan Januari, Manchester United akan Kejar Emre Can?

Bagaimana bisa ia pernah memperkuat dua tim yang dikenal berseteru sengit tersebut?

Milla mengakui tak mudah pindah ke klub rival. Tak hanya tekanan batin, pemain bersangkutan juga biasanya kerap menghadapi tekanan suporter fanatik dan dicap penghianat.

“Tidak mudah menukar Barcelona dengan Real Madrid,” beber Luis Milla, seperti dilansir dari berita bola online.

Luis Milla pernah meninggalkan Barcelona ke Real Madrid tanpa memperkuat klub lain terlebih dahulu. Pelatih berusia 53 tahun itu sejatinya merupakan jebolan akademi Barcelona.

Luis Milla menjalani debutnya di tim utama Los Cules pada 1984. Bersama El Barca, Milla bertahan selama kurang lebih enam musim.

Setelah itu, Milla langsung hengkang ke Real Madrid. Klub yang menjadi rival utama Barcelona di La Liga. Sayang, dua pekan setelah bergabung dengan Los Blancos, Luis Milla mengalami cedera parah.

Milla sempat harus absen dalam jangka waktu lama. Setelah cederanya sembuh, ia mampu mencatatkan 165 laga bersama Real Madrid. Tak hanya itu, ia sukses mengantarkan Los Blancos merengkuh dua trofi La Liga dan satu gelar Copa Del Rey.