Wenger: Sekarang, Arsenal Gembira Jika Berhasil Finis di Empat Besar

http://clone-success.com/wp-content/uploads/2019/10/Arsene-Wenger-Arsenal-Man-Utd-Unai-Emery-1184926.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Pelatih asal Prancis, Arsene Wenger, merasa bahwa eranya berjalan lebih berat ketimbang Unai Emery selaku nahkoda Arsenal saat ini. Sebab di masanya, bertengger di empat besar Premier League saja tidak cukup untuk memuaskan para penggemar.

Seperti yang diketahui, Wenger pernah menukangi Arsenal selama 22 tahun lamanya. Hasil racikan strateginya membuat the Gunners sukses meraih tiga trofi juara Premier League, termasuk saat mereka mendapat julukan ‘the Invincibles’ pada musim 2003-2004.

Selama dua dekade, ia membuat Arsenal menjadi salah satu penghuni tetap empat besar Premier League. Berkat itu juga the Gunners bisa secara konsisten tampil di kompetisi bergengsi Eropa, Liga Champions.

Sayangnya, performa Arsenal terus menurun di masa kepelatihannya. Sampai kemudian ia harus berpisah dengan Emirates Stadium tahun 2018 lalu karena kembali gagal mempersembahkan tiket untuk tampil dalam ajang Liga Champions.

Kini, Arsenal diasuh oleh Unai Emery. Pelatih asal Spanyol tersebut juga belum mampu membawa Pierre-Emerick Aubameyang dkk meraih tiket ke Liga Champions, namun setidaknya ada secercah harapan.

Pada musim lalu, mereka hanya tertinggal satu poin saja dari Tottenham yang menempati peringkat empat. Tak hanya itu, Arsenal juga berhasil mencapai babak final Liga Europa dan bisa menjadi juara andai tidak dibantai oleh klub Inggris lainnya, Chelsea.

Ekspektasi untuk Arsenal telah diatur sedemikian rupa. Saat ini, mereka dianggap berprestasi jika mampu finis di empat besar. Hal yang tidak dirasakan oleh Wenger kala masih mondar-mandir di Emirates Stadium beberapa tahun lalu.

BACA JUGA : Ter Stegen atau Manuel Neuer, Begini Solusi Joachim Loew

“Setiap tahun orang-orang menginginkan sesuatu yang lebih dari anda. Saya mengalaminya di Arsenal. Selama 20 tahun kami berada di empat besar dan pada akhirnya, itu tidak cukup. Sekarang bila anda lolos ke Liga Champions, semua orang senang,” ujarnya kepada berita bola online.

Wenger melihat nasib yang sama sedang mengampiri pelatih Tottenham saat ini, Mauricio Pochettino. Ia menganggap ekspektasi publik kepada pelatih asal Argentina tersebut sedang meninggi karena pencapaiannya pada musim lalu.

Sebagaimana yang diketahui, Pochettino berhasil membawa Spurs melaju hingga ke babak final Liga Champions. Sayang, mereka hanya mampu menjadi runner-up lantaran kalah atas Liverpool dengan skor 0-2.

“Itu terjadi kepada Pochettino. Begitu anda berada di satu tempat selama empat atau lima tahun, tak peduli seberapa bagus pekerjaan yang anda lakukan, anda harus menunjukkan kepada orang-orang bahwa anda bisa memberi yang lebih banyak,” tambahnya.

Pochettino sendiri sedang disoroti menyusul performa Tottenham dalam dua laga terakhir. Ya, mereka sempat dibantai 2-7 oleh Bayern Munchen di Liga Champions lalu bertekuk lutut Brighton dalam ajang Premier League dengan skor telak 0-3.