Tribute Liverpool untuk MU dan Korban Munich Air Tragedy

http://clone-success.com/wp-content/uploads/2020/02/liverpool_1d9c961.jpg

BERITA BOLA ONLINE –  Raksasa Premier League Liverpool ikut memberikan tribute pada Manchester United yang para pemainnya menjadi korban dalam Munich Air Tragedy.

Tanggal 6 Februari adalah tanggal penuh duka bagi klub Manchester United. 62 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1958, terjadi tragedi jatuhnya pesawat terbang yang menelan banyak korban para pemain Setan Merah.

Pada tanggal tersebut, skuat United baru saja menjalani laga tandang ke markas Red Star Belgrade. Dalam perjalanan pulang kembali ke Inggris, pesawat sempat berhenti di kota Munchen karena harus mengisi bahan bakar dulu. Masalah kemudian terjadi saat pesawat akan tinggal landas dari bandara Munich-Reim.

Pesawat sempat gagal take-off sebanyak dua kali. Pasalnya ada sedikit masalah di mesin sebelah kiri. Meski demikian sang kapten tetap memaksa untuk segera terbang karena tak ingin jadwalnya menjadi molor.

Saat melakoni percobaan ketiga inilah, terjadi bencana besar. Saat akan lepas landas, pesawat tergelincir karena adanya lapisan salju di landasan dan menabrak pagar pembatas.

Delapan pemain Manchester United menjadi korban dalam tragedi ini. Selain itu ada tiga staf klub yang juga ikut meninggal dunia. Total, 23 nyawa meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Liverpool memang merupakan rival abadi Manchester United. Akan tetapi bukan berarti mereka mengorbankan rasa kemanusiaan demi sebuah rivalitas.

Liverpool pun ikut memberikan tribute untuk mengenang tragedi tersebut. Dalam unggahannya di Twitter, The Reds menyatakan ikut berbela sungkawa atas para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Kecelakaan pesawat terbang itu juga nyaris menewaskan Sir Bobby Charlton. Saat itu ia terluka parah dan dievakuasi dari pesawat oleh rekan setimnya yang bermain di pos kiper, Harry Gregg.

Sir Bobby kemudian mengenang momen kelam tersebut dalam sebuah wawancara di Berita Bola Online. Ia mengaku bisa hidup karena pertolongan Dewi Fortuna.

BACA JUGA :Bruno Fernandes: Nani Bantu Saya Pindah ke Manchester United

“Saya hanya beruntung dan duduk di tempat yang tepat,” ucap sosok yang kemudian berhasil membawa Inggris meraih trofi Piala Dunia tahun 1966 silam itu.

“Kami tidak pernah turun dari lantai pesawat dan berlari ke sebuah rumah dan ke beberapa rintangan lainnya. Itu sebuah mimpi buruk. Ketika kami sampai di rumah sakit, saya mulai mengomel dan mengoceh. Saya hanya tidak mengerti.”

“Orang-orang medis berdatangan dan memberi saya suntikan di belakang leher saya dan saya langsung pingsan. Saya tidak bangun sampai pagi berikutnya. Pemuda Jerman ini ada di sana dan ia punya kertas. Ia memiliki daftar semua pemain dan ia membacanya dan jika mereka masih hidup ia akan berkata ‘ya’ dan jika mereka mati ia berkata ‘tidak’.”

Tragedi ini selalu diperingati oleh Manchester United. Klub dan juga para fans United akan berkumpul di Old Trafford tiap tanggal 6 Februari, mulai pukul 14.45 hingga 15.04, untuk mengenang dan mendoakan semua yang terdampak oleh kecelakaan tersebut.